Jumat, 15 April 2016

Apakah ini alasan dari semuanya? Papa (Part 1)



Pagi ini langit cerah, matahari bersinar terang,maria seperti biasanya menyambut paginya dengan ceria dan semangat.
“ pagi mama dan papaku tersayang”sapa maria kepada mama papanya dan mengecup pipi keduanya bergantian. Kemudian dia duduk disamping papanya dan ikut sarapan.
“pah hari ini mengantarku kan?”.tanya maria pada papanya sambil memakan sarapannya.
“tentu donk tuan putri”. Jawab papanya dan mengacak rambut putrinya dengan sayang.
“paaaaa jangan merusak tatanan rambutku, pliiiiiisssss”. Rajuk maria mengerucutkan bibirnya lucu.
Papanya hanya tertawa ringan melihat ekspresi maria diikuti ketawa mamanya. Itulah pemandangan indah tiap pagi di keluarga kecil Rosamadi. Maria selalu suka bermanja-manja pada papanya, dan papanya suka menanggapi kemanjaan putrinya dengan berlebihan. Bu sari mamanya maria pun tidak keberatan diacuhkan. Karena beliau juga bahagia melihat moment seperti itu tiap paginya
Selesai sarapan maria berangkat sekolah diantar papanya sampai depan gerbang sekolah. Sesampainya di sekolah maria tidak lupa mencium tangan papanya dan papanya mencium kening maria sayang.
“papa hari ini ke toko, jadi nanti siang papa jemput lagi. Jadi anak baik, dengarkan gurumu dan jangan buat ulah,ok.” Kata pak rosamadi pada anak semata wayangnya itu.
“siap bos”. Jawab maria dengan menegakkan badan dan mebuat posisi hormat kemudian di nyengir kuda menunjukkan gigi kelincinya.
“ maria masuk dulu, dadah papa. Sampai ketemu nanti”. Maria berlari memasuki gerbang sekolahnya.
Pak rosamadi adalah seorang pengusaha toko meubel terbesar di yogyakarta. Produk olahan beliau bahkan sampai di ekspor sampai ke eropa. Belaiu adalah tamatan kehutanan sehingga beliau tahu kualitas masing-masing jenis kayu dan bisa digunakan untuk apa. Sehingga bisnis meubel beliau berkembang pesat karena kualitasnya barangnya yang sudah diragukan lagi. Pak rosamadi membangun usahanya dengan modal dari beberapa teman-temannya yang sekarang menjabat di kantor pemerintah yogyakarta, yaitu pak sadi, pak candra, dan pak komar. Mereka adalah teman-teman karib pak rosamadi sejak kuliah. Mereka patungan mengumpulkan uangnya untuk modal dan karena pak rosamadi tidak menyumbang modal jadilah beliau yang menjalankan usaha tersebut, sedangkan teman-temannya tinggal dibagi dari keuntungan per bulannya. Hampir tiga tahun pak rosamadi mengelola usaha tersebut dan usahanya semakin berkembang pesat, dan setoran ke ketiga temannya tetap rutin dan termanagement dengan rapi.
***
Jam sudah menunjukkan pukul 15.00, sudah waktunya Maria pulang sekolah. Pak rosamadi berpamitan dengan pak Feri manager meubelnya.
“pak saya pulang dulu sekalian mau jemput Maria”. Pamit pak rosamadi pada managernya.
“sebentar pak tadi ada surat dari pak candra dan pak komar. Tadi pagi mereka kesini mengantarkan surat. Sebentar saya ambilkan”. Pak Feri segera mengambil surat yang tadi pagi dititipkan pak komar dan pak candra dan memberikannya pada pak rosamadi. Pak rosamadi hanya bingung menerima surat tersebut. Beliau hanya mengendikkan bahunya, dan berjalan ke mobilnya. Beliau meletakkan surat tersebut di dashbord mobil kemudian mulai menyalakan mesin mobil dan meluncur ke sekolah maria.
“ papa kemana ya??. kok telat sih jemputnya”. Gerutu Maria bicara sendiri.

BERLANJUT KE PART2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar