Indonesia adalah
negara yang kaya akan biodiversitas. Salah satunya empon-empon,yang memiliki
banyak jenis dan banyak digunakan masyarakat untuk sayur dan obat-obatan
herbal. Tahukah anda apa itu empon-empon?. Empon-empon dalam bahasa indonesia
adalah rimpang. Ya tanaman ini banyak digunakan masyarakat. Ketika anda
menjelajah kebun-kebun di desa, anda akan menemukan beberapa jenis rimpang yang
banyak digunakan masyarakat.
Bangle (Zingiber purpureum Roxb.)
Nama Lokal : Panglai (Sunda), bengle (Jawa), pandhiyang (Madura).; mugle, bengle, bungle, baglai, baniai, banglai, bunglai,; Bangle, kunit bolai, kunyit bolai (Sumatera), banggele (Bali),; Bale, panini, manglai, manguiai, bangerei, wangelei, walegai,; kukuniran, kukundiren, unin makei, unin pakei, bangle, bongle.
Bangle
tumbuh di India, Srilanka, Malaysia, Indonesia, dan beberapa negara di Asia
Tenggara. Bangle dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian kurang 1300 m
dpl. Tanaman ini menyukai tanah yang gembur, sedikit subur dan mudah meresapkan
air, karena tidak cocok dengan air yang tergenang. Air yang terlalu banyak
dapat menyebabkan pembentukan rimpang terganggu, bahkan menjadi busuk. Lokasi penanaman
sebaiknya terbuka, karena Bangle menyukai matahari secara langsung.
Rimpang
bangle dapat dijual dalam keadaan segar atau berupa bahan jamu dalam bentuk
simplisia.Rimpang bangle mengandung minyak atsiri dan bahan lain seperti
amilum, resin dan tanin.
Manfaat
bangle untuk kesehatan adalah :
1.
Obat borok atau luka yang
lama sembuh
Rimpang bangle dicuci hingga bersih dan dikupas
kulitnya. Tumbuk atau parut lalu jadikan tapal. Taruh di bagian yang akan
diobati. Bebat dengan pembalut agar tapalnya tidak bergeser
2.
Obat kejang pada anak-anak
Akar bangle bersama cengkeh di kunyah-kunyah. Kemudian
dibalurkan pada perut penderita.
3.
Luka memar atau sakit
akibat tumbukan
Rimpang bangle ditumbuk, lalu dicampur dengan sedikit
arak, balurkan pada bagian tubuh yang memar
4.
Perawatan manusia yang baru
melahirkan
Rimpang bangle dibersihkan, lalu dikupas atau
ditumbuk. Bentuk seperti tapal dan tempelkan pada perut wanita yang baru
melahirkan agar perut menciut atau kembali ke bentuk semula. Untuk pembersih
darah wanita yang baru melahirkan dan menghentikan keluarnya darah, rimpang
bangle ditumbuk dngan jeringau (dringo). Peras dan ambil airnya. Wanita yang
demam habis melahirkan.dapat dikompres tubuhnya dengan tumbukan rimpang bangle.
5.
Mengurangi berat badan
orang yang kegemukan
rimpang bangle sebesar ruas jari telunjuk di campur
dengan 7 helai daun jati belanda (Guazuma ulmifolia). Direbus dengan
segelas air hingga tinggal tersisa setengahnya. Kemudian diminum ketika sedang
hangat-hangat kuku. Untuk wanita, rebusan rimpang bangle dengan daun pohon madu
(Guazuma tometosa) diminum setiap hari selama 1 bulan
6.
Membantu memulihkan
penglihatan yang kurang terang
Rimpang bangle dan rimpang kunyit sebesar ruas jari
manis, ditambah 13 biji jintan hitam, direbus dengan air segelas hingga tersisa
setengah gelas. Saring dan dinginkan terlebih dahulu sebelum diminum.
7.
Mengobati hepatitis
Siapkan rimpang bangle segar sebesar setengah jari. Bersihkan
rimpang dan kemudian diparut. Tambahkan air masak dan madu masing-masing satu
sendok makan. Peras dan saring terlebih dahulu sebelum diminum. Lakukan 2 kali
sehari.
8.
Khasiat lain
Air seduhan rimpang bangle dapat digunakan sebagai
antidotum. Mengobati demam, dan gangguan perut. Rimpang yang diparut dan
diambil airnya berguna untuk obat cacing, menenangkan anak kecil yang rewel,
dan merangsang keluarnya gas dari perut. Minyak atsiri bangle dapat digunakan
sebagai aromatikum, koregen odoris dan odoransia. Di India bangle banyak
digunakan untuk obat mencret, perut mulas dan peluruh gas di perut. Di Indocina
rimpang bangle digunakan untuk penawar racun, tapi bukan bisa ular. Di Malaysia,
rebusan daun bangle dicampur dengan merica diminum untuk mengobati sakit perut.
Rimpang bangle juga bisa digunakan untuk memulihkan kondisi wanita yang habis
melahirkan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar