Jumat, 18 Desember 2015

Edisi Empon--Empon; Bangle



Indonesia adalah negara yang kaya akan biodiversitas. Salah satunya empon-empon,yang memiliki banyak jenis dan banyak digunakan masyarakat untuk sayur dan obat-obatan herbal. Tahukah anda apa itu empon-empon?. Empon-empon dalam bahasa indonesia adalah rimpang. Ya tanaman ini banyak digunakan masyarakat. Ketika anda menjelajah kebun-kebun di desa, anda akan menemukan beberapa jenis rimpang yang banyak digunakan masyarakat.

Bangle (Zingiber purpureum Roxb.)




Nama Lokal : Panglai (Sunda), bengle (Jawa), pandhiyang (Madura).; mugle, bengle, bungle, baglai, baniai, banglai, bunglai,; Bangle, kunit bolai, kunyit bolai (Sumatera), banggele (Bali),; Bale, panini, manglai, manguiai, bangerei, wangelei, walegai,; kukuniran, kukundiren, unin makei, unin pakei, bangle, bongle.
Bangle tumbuh di India, Srilanka, Malaysia, Indonesia, dan beberapa negara di Asia Tenggara. Bangle dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian kurang 1300 m dpl. Tanaman ini menyukai tanah yang gembur, sedikit subur dan mudah meresapkan air, karena tidak cocok dengan air yang tergenang. Air yang terlalu banyak dapat menyebabkan pembentukan rimpang terganggu, bahkan menjadi busuk. Lokasi penanaman sebaiknya terbuka, karena Bangle menyukai matahari secara langsung.
Rimpang bangle dapat dijual dalam keadaan segar atau berupa bahan jamu dalam bentuk simplisia.Rimpang bangle mengandung minyak atsiri dan bahan lain seperti amilum, resin dan tanin.
Manfaat bangle untuk kesehatan adalah :
1.       Obat borok atau luka yang lama sembuh
Rimpang bangle dicuci hingga bersih dan dikupas kulitnya. Tumbuk atau parut lalu jadikan tapal. Taruh di bagian yang akan diobati. Bebat dengan pembalut agar tapalnya tidak bergeser
2.       Obat kejang pada anak-anak
Akar bangle bersama cengkeh di kunyah-kunyah. Kemudian dibalurkan pada perut penderita.
3.       Luka memar atau sakit akibat tumbukan
Rimpang bangle ditumbuk, lalu dicampur dengan sedikit arak, balurkan pada bagian tubuh yang memar
4.       Perawatan manusia yang baru melahirkan
Rimpang bangle dibersihkan, lalu dikupas atau ditumbuk. Bentuk seperti tapal dan tempelkan pada perut wanita yang baru melahirkan agar perut menciut atau kembali ke bentuk semula. Untuk pembersih darah wanita yang baru melahirkan dan menghentikan keluarnya darah, rimpang bangle ditumbuk dngan jeringau (dringo). Peras dan ambil airnya. Wanita yang demam habis melahirkan.dapat dikompres tubuhnya dengan tumbukan rimpang bangle.
5.       Mengurangi berat badan orang yang kegemukan
rimpang bangle sebesar ruas jari telunjuk di campur dengan 7 helai daun jati belanda (Guazuma ulmifolia). Direbus dengan segelas air hingga tinggal tersisa setengahnya. Kemudian diminum ketika sedang hangat-hangat kuku. Untuk wanita, rebusan rimpang bangle dengan daun pohon madu (Guazuma tometosa) diminum setiap hari selama 1 bulan
6.       Membantu memulihkan penglihatan yang kurang terang
Rimpang bangle dan rimpang kunyit sebesar ruas jari manis, ditambah 13 biji jintan hitam, direbus dengan air segelas hingga tersisa setengah gelas. Saring dan dinginkan terlebih dahulu sebelum diminum.
7.       Mengobati  hepatitis
Siapkan rimpang bangle segar sebesar setengah jari. Bersihkan rimpang dan kemudian diparut. Tambahkan air masak dan madu masing-masing satu sendok makan. Peras dan saring terlebih dahulu sebelum diminum. Lakukan 2 kali sehari.
8.       Khasiat lain
Air seduhan rimpang bangle dapat digunakan sebagai antidotum. Mengobati demam, dan gangguan perut. Rimpang yang diparut dan diambil airnya berguna untuk obat cacing, menenangkan anak kecil yang rewel, dan merangsang keluarnya gas dari perut. Minyak atsiri bangle dapat digunakan sebagai aromatikum, koregen odoris dan odoransia. Di India bangle banyak digunakan untuk obat mencret, perut mulas dan peluruh gas di perut. Di Indocina rimpang bangle digunakan untuk penawar racun, tapi bukan bisa ular. Di Malaysia, rebusan daun bangle dicampur dengan merica diminum untuk mengobati sakit perut. Rimpang bangle juga bisa digunakan untuk memulihkan kondisi wanita yang habis melahirkan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar